Kategori
Susah Closing

Alasan Susahnya Closing Secara Kosisten

Topik kita sekarang yaitu [permalink]Alasan Susahnya Closing Secara Kosisten[/permalink]. Action orang yang ingin closing terus tiap hari wajib berbeda dengan actionnya orang awam. Dengan kata lain kalau ingin sukses dan jualannya laris, maka belajar dan action kita pun wajib berbeda dengan kebanyakan orang. Kalau gini-gini saja, maka hasilnya juga tidak bakal maju.

Alasan Susahnya Closing Secara Kosisten

Alasan Susahnya Closing Secara Kosisten

Berikut hal-hal yang bikin kita sulit closing setiap hari. Dan juga sering terGangguan susahnya bisa menghasilkan sales tiap hari.

1. Susah Bagi Waktu

Halangan ini sering dialami sama pengusaha online dan wirausaha yang masih bekerja. Poin ini adalah salah satu kendala yang bikin closing kita naik turun. Solusinya yaitu kita mesti belajar buat menyisihkan waktu setiap hari. Minimal 1 – 2 jam untuk mulai jualan, mulai bangun leads atau calon konsumen dan memperbesar kolam. Siapkan tabel harian buat setting kapan waktu jualan.

Alasan Susahnya Closing Secara Kosisten

2. Engga Percaya Diri dalam Berjualan

Kendala ini membuat semangat jualan kita kurang kencang. Pas giliran mau jualan, malah kepikiran ini, kepikiran itu. Takut ditolak, takut dibilang apa-apa, ini dan itu dan banyak lagi yang lainnya. Solusinya yaitu percaya diri atau ga percaya diri itu hanya masalah persepsi aja. Jangan sampai persepsi pikiran kita bikin langkah gerak semakin lambat. Cuma karena kagak percaya diri gara-gara kepikiran ini dan itu.

3. Gak Mood

Yang membuat orang susah jualannya dan gak dapat konsisten yaitu karena terlibat perasaan. Jualan yang didorong perasaan mood atau tak mood kebanyakan bikin bisnis itu naik turun. Hasilnya tidak rutin. Jualan itu jangan sampai baperan (bawa perasaan). Solusinya adalah jangan jualan karena mood. Banyak berdoa, banyak baca buku, ikut komunitas positif, inget keluarga di rumah, ingat anak istri butuh makan dll.

Alasan Susahnya Closing Secara Kosisten

4. Memusingkan Diri dengan Jualan Produk yang Susah Terjual

Banyak orang jualan atau bisnis tapi bukannya untung malah buntung. Bukannya closing malah tambah pusing. Seringkali closing atau enggak closing karena kita jualan produk yang memang kagak dibutuhkan market/pasar atau produknya yang sulit laris. Solusinya yakni jualan produk yang memang udah laris saja. Tetapi apabila mau jualan produk yang agak sulit dijual, ya kagak mengapa juga. Karena produk yang bakal kita jual merupakan pilihan.

5. Leadsnya Sedikit

Jualan bakal makin gagal bila leadsnya sedikit. Apa itu leads? Leads merupakan calon prospek atau calon pembeli. Calon pembeli ada dimana saja? Ada banyak, akan tetapi kita susah jualan karena leadsnya sedikit dan kita enggan untuk tambah leads lagi. Solusinya yakni

  • bangun relasi,
  • bangun pertemanan,
  • dekati komunitas,
  • blusukan,
  • dst, yang penting aktivitas buat perbanyak leads.

Alasan Susahnya Closing Secara Kosisten

6. Enggak Punya Tabel Jualan Harian

Rintangan orang-orang yang suka jualan tapi hasilnya enggak rutin karena jualan tanpa rencana dan target yang jelas. Semua wirausaha sukses ialah mereka yang berjualan dengan rencana dan target. Tanpa ini tidak akan ada panduan. Engga akan ada goal yang jelas apa yang ingin dicapai.

Solusinya karena ini konteksnya yaitu closing tiap hari, usahakan biar tabel jualannya berbentuk jualan harian. Sehingga kita dapat membayangkan kapan akan jualan, jam berapa akan jualan dan jam berapa memperbesar leads setiap hari.

Alasan Susahnya Closing Secara Kosisten

7. Prospeknya Cold (Masih Cold Market / Belum Kenal)

Cold market ialah prospek yang belum kenal dan belum percaya dengan kita. Dijamin bakal sulit closing apabila kita jualan ke orang asing. Kecuali kita menjual produk yang telah terkenal. Buat mengenal mengenai cold market bisa baca: 3 Jenis Market Prospek

Solusinya ialah ubah cold market menjadi warm market, jika perlu menjadi hot market. Caranya berikut ini:

  • bisa ajak kenalan terlebih dahulu,
  • bisa kita sharing lebih dulu (jangan jualan langsung),
  • bisa bikin kelas WA lebih dulu (jika ingin jualan produk edukasi),
  • rutin sharing lebih dulu agar banyak yang kenal kita,
  • dsb

Alasan Susahnya Closing Secara Kosisten

8. Kagak Punya Tim Penjualan

Yang membuat seseorang kesulitan mendapat penghasilan rutin dari jualan yaitu saat jualan seorang diri. Ujung-ujungnya terhambat kesibukan. Sibuk itu karena semua dikerjakan sendiri. Solusinya adalah mulai rekrut tim yang backup jualan kita, misal admin. Admin membantu ke teknis penjualan. Sehingga kita bisa fokus memperbesar leads, cari supplier, jaringan, gedein kolam dan rekrut reseller terus.

9. Sering di PHP Calon Buyer

Salah satu kendala closing terbesar yaitu sering di PHP calon pembeli. PHP ini beranekaragam. Mulai dari cuma di read doang, susah di follow up, atau janji transfer tapi kagak transfer-transfer. Solusinya yaitu pelajari cara closing tanpa PHP, misal scarcity, harga naik, teknik option dst.

Alasan Susahnya Closing Secara Kosisten

10. Penawarannya Kurang Kuat

Gangguan sulit closing karena promo dan penawaran yang kita berikan biasanya kurang kuat. Kurang kuat ini parameternya banyak, mulai dari

  • judul promo engga nendang,
  • bonus / manfaat engga menggiurkan
  • call to actionnya kurang ampuh
  • dls

Solusinya ialah bikin penawaran yang kuat mulai dari judul, body copy text, sampai call to action.

11. Jualannya Sendirian

Jualan sendiri itu emang enak, karena profitnya dimakan sendiri. Tapi jika jualannya dibantu dengan pasukan reseller, jualan kita bisa berkali-kali. Membangun pasukan reseller itu membantu kita bisa sekali posting closing berkali-kali. Solusinya adalah:

  • Persiapkan buat membangun pasukan reseller, rekrut, bina secara konsisten dan dorong buat berjualan.
  • Saat ada pelanggan, kontaknya mesti disimpan. Kalau bisa disimpan dalam database yang tak bisa hilang. Misal data excel, di save di google drive.
  • dll

Poin-poin di atas mungkin dapat bertambah atau berkurang tergantung situasi dan kondisi kita. Namun poin di atas ialah hal-hal umum yang sering bikin sulit closing tiap hari. Bila kepingin lebih lengkapnya bisa baca di buku Rahasia Closing tiap Hari. Buat info order atau pemesanan dapat kontak kami atau klik link yang tersedia.

Demikian informasi berkaitan dengan Alasan Susahnya Closing Secara Kosisten, kami harap artikel kali ini bermanfaat untuk kawan-kawan semua. Tolong post ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi: Closing Bisnis

Kategori
Susah Closing

Berikut Aspek-Aspek Gagal Closing yang Kamu Kudu Tahu!

Topik kita kali ini adalah [permalink]Berikut Aspek-Aspek Gagal Closing yang Kamu Kudu Tahu![/permalink]. Action orang yang ingin closing terus setiap hari harus berbeda dengan actionnya orang awam. Dengan kata lain apabila mau sukses dan jualannya laris, maka belajar dan action kita juga mesti berbeda dengan kebanyakan orang. Bila gini-gini saja, maka hasilnya juga engga bakal maju.

Berikut Aspek-Aspek Gagal Closing yang Kamu Kudu Tahu!

Berikut Aspek-Aspek Gagal Closing yang Kamu Kudu Tahu!

Berikut ini hal-hal yang membuat kita sulit closing tiap hari. Dan juga sering terRintangan sulitnya dapat menghasilkan penjualan setiap hari.

1. Susah Bagi Waktu

Kendala ini sering dialami oleh pebisnis online dan pebisnis yang masih bekerja. Poin ini merupakan salah satu gangguan yang bikin closing kita naik turun. Solusinya yakni kita kudu belajar buat menyisihkan waktu setiap hari. Minimal 1 – 2 jam buat mulai jualan, mulai membangun leads atau calon konsumen dan memperbesar kolam. Siapkan tabel harian buat set kapan waktu berjualan.

Berikut Aspek-Aspek Gagal Closing yang Kamu Kudu Tahu!

2. Engga Percaya Diri dalam Berjualan

Halangan ini bikin semangat berjualan kita kurang kencang. Pas giliran mau berjualan, malah kepikiran ini, kepikiran itu. Takut ditolak, takut dibilang apa-apa, ini dan itu dsb. Solusinya yakni percaya diri atau kagak percaya diri itu cuma masalah persepsi aja. Jangan sampai persepsi pikiran kita bikin langkah gerak makin lambat. Cuma karena tak percaya diri gara-gara kepikiran ini dan itu.

3. Engga Mood

Yang bikin orang susah jualannya dan engga dapat konsisten yakni karena terlibat perasaan. Jualan yang didorong perasaan mood atau tidak mood rata-rata membuat bisnis itu naik turun. Hasilnya kagak rutin. Jualan itu jangan sampai baperan (bawa perasaan). Solusinya yakni jangan jualan karena mood. Banyak berdoa, banyak membaca buku, ikut komunitas positif, inget keluarga di rumah, ingat anak istri butuh makan dst.

Berikut Aspek-Aspek Gagal Closing yang Kamu Kudu Tahu!

4. Memusingkan Diri dengan Jualan Produk yang Susah Terjual

Banyak orang jualan atau bisnis tapi bukannya untung malah buntung. Bukannya closing malah tambah pusing. Seringkali closing atau tak closing karena kita jualan produk yang memang ga dibutuhkan market/pasar atau produknya yang susah laris. Solusinya ialah jualan produk yang memang telah laris saja. Tetapi apabila kepengen jualan produk yang agak sulit dijual, ya kagak mengapa juga. Karena produk yang bakal kita jual yaitu pilihan.

5. Leadsnya Sedikit

Jualan bakal semakin sulit bila leadsnya sedikit. Apa itu leads? Leads merupakan calon prospek atau calon pembeli. Calon pembeli ada dimana aja? Ada banyak, akan tetapi kita susah jualan karena leadsnya sedikit dan kita enggan buat tambah leads lagi. Solusinya yakni

  • bangun relasi,
  • bangun pertemanan,
  • dekati komunitas,
  • blusukan,
  • dls, yang penting aktivitas buat perbanyak leads.

Berikut Aspek-Aspek Gagal Closing yang Kamu Kudu Tahu!

6. Tidak Memiliki Tabel Jualan Harian

Halangan orang-orang yang suka jualan namun hasilnya kagak rutin sebab jualan tanpa rencana dan target yang jelas. Semua pebisnis sukses yaitu mereka yang berjualan dengan rencana dan target. Tanpa ini kagak akan ada panduan. Ga akan ada goal yang jelas apa yang ingin dicapai.

Solusinya karena ini konteksnya yakni closing setiap hari, usahakan supaya tabel jualannya berbentuk jualan harian. Sehingga kita bisa membayangkan kapan akan jualan, jam berapa akan jualan dan jam berapa memperbesar leads tiap hari.

Berikut Aspek-Aspek Gagal Closing yang Kamu Kudu Tahu!

7. Prospeknya Cold (Masih Cold Market / Belum Kenal)

Cold market adalah prospek yang belum kenal dan belum percaya dengan kita. Dijamin bakal sulit closing jika kita jualan ke orang asing. Kecuali kita menjual produk yang sudah terkenal. Buat mengenal mengenai cold market bisa baca: 3 Jenis Market Prospek

Solusinya adalah ubah cold market menjadi warm market, bila perlu menjadi hot market. Caranya seperti berikut:

  • bisa ajak kenalan dulu,
  • bisa kita sharing dahulu (jangan jualan langsung),
  • bisa buat kelas WA lebih dahulu (jika kepengen jualan produk edukasi),
  • rutin sharing terlebih dahulu biar banyak yang kenal kita,
  • dsb

Berikut Aspek-Aspek Gagal Closing yang Kamu Kudu Tahu!

8. Gak Mempunyai Tim Penjualan

Yang membuat seseorang kesusahan mendapat penghasilan rutin dari jualan adalah saat berjualan seorang diri. Ujung-ujungnya terhambat kesibukan. Sibuk itu karena semua dikerjakan sendiri. Solusinya ialah mulai rekrut tim yang backup jualan kita, misal admin. Admin membantu ke teknis penjualan. Sehingga kita dapat fokus memperbesar leads, cari supplier, koneksi, besarin kolam dan rekrut reseller terus.

9. Sering di PHP Calon Buyer

Salah satu gangguan closing terbesar yaitu sering di PHP calon pembeli. PHP ini beranekaragam. Mulai dari hanya di read doang, sulit di follow up, atau janji transfer akan tetapi ga transfer-transfer. Solusinya yaitu pelajari cara closing tanpa PHP, misal scarcity, harga naik, teknik option dan sebagainya.

Berikut Aspek-Aspek Gagal Closing yang Kamu Kudu Tahu!

10. Penawarannya Kurang Kuat

Halangan susah closing karena promo dan penawaran yang kita berikan biasanya kurang kuat. Kurang kuat ini parameternya banyak, mulai dari

  • judul promo tidak nendang,
  • bonus / manfaat engga menggiurkan
  • call to actionnya kurang ampuh
  • dsb

Solusinya yaitu bikin penawaran yang kuat mulai dari judul, body copy text, hingga call to action.

11. Jualannya Sendirian

Jualan sendiri itu memang enak, karena labanya dimakan sendiri. Tetapi bila jualannya dibantu dengan pasukan reseller, jualan kita bisa berkali-kali. Membangun pasukan reseller itu membantu kita bisa sekali posting closing berkali-kali. Solusinya ialah:

  • Persiapkan buat bangun pasukan reseller, rekrut, bina secara rutin dan dorong untuk berjualan.
  • Ketika ada konsumen, kontaknya kudu disimpan. Kalau bisa disimpan dalam database yang kagak bisa hilang. Misal data excel, di save di google drive.
  • dst

Poin-poin di atas mungkin dapat bertambah atau berkurang tergantung situasi dan kondisi kita. Namun poin di atas yakni hal-hal umum yang sering membuat susah closing tiap hari. Kalau ingin lebih lengkapnya dapat baca di buku Rahasia Closing setiap Hari. Buat informasi order atau pemesanan dapat contact kami atau klik link yang tersedia.

Sekian informasi terkait dengan Berikut Aspek-Aspek Gagal Closing yang Kamu Kudu Tahu!, semoga artikel ini mencerahkan Anda. Tolong postingan ini dishare biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi: Closing Bisnis

Kategori
Susah Closing

Begini Sebelas Aspek Sulitnya Closing yang Hendaknya Dimengerti!

Pembahasan kita sekarang yaitu [permalink]Begini Sebelas Aspek Sulitnya Closing yang Hendaknya Dimengerti![/permalink]. Action orang yang mau closing terus setiap hari harus berbeda dengan actionnya orang awam. Dengan kata lain kalau ingin sukses dan jualannya laris, maka belajar dan action kita juga mesti berbeda dengan kebanyakan orang. Jika gini-gini aja, maka hasilnya juga engga akan maju.

Begini Sebelas Aspek Sulitnya Closing yang Hendaknya Dimengerti!

Begini Sebelas Aspek Sulitnya Closing yang Hendaknya Dimengerti!

Berikut ini beberapa faktor yang membuat kita gagal closing setiap hari. Dan juga sering terHambatan sulitnya dapat menghasilkan sales setiap hari.

1. Sulit Bagi Waktu

Kendala ini sering dialami oleh pengusaha online dan wirausaha yang masih bekerja. Poin ini merupakan salah satu hambatan yang membuat closing kita naik turun. Solusinya yaitu kita harus belajar buat menyediakan waktu setiap hari. Minimal 1 – 2 jam untuk mulai berjualan, mulai bangun leads atau calon customer dan memperbesar kolam. Siapkan tabel harian buat set kapan waktu berjualan.

Begini Sebelas Aspek Sulitnya Closing yang Hendaknya Dimengerti!

2. Engga Percaya Diri dalam Berjualan

Rintangan ini bikin semangat jualan kita kurang kencang. Pas giliran mau berjualan, malah kepikiran ini, kepikiran itu. Takut ditolak, takut dibilang apa-apa, ini dan itu dls. Solusinya yakni percaya diri atau engga percaya diri itu cuma masalah persepsi saja. Jangan sampai persepsi pikiran kita bikin langkah gerak semakin lambat. Cuma karena tak percaya diri gara-gara kepikiran ini dan itu.

3. Enggak Mood

Yang membuat orang sulit jualannya dan ga bisa konsisten yaitu karena terlibat perasaan. Jualan yang didorong perasaan mood atau gak mood biasanya bikin bisnis itu naik turun. Hasilnya kagak rutin. Jualan itu jangan sampai baperan (bawa perasaan). Solusinya adalah jangan jualan dikarenakan mood. Banyak berdoa, banyak membaca buku, ikut komunitas positif, ingat keluarga di rumah, ingat anak istri butuh makan dan lain-lain.

Begini Sebelas Aspek Sulitnya Closing yang Hendaknya Dimengerti!

4. Memusingkan Diri dengan Jualan Produk yang Sulit Terjual

Banyak orang jualan atau bisnis namun bukannya untung malah buntung. Bukannya closing malah tambah pusing. Seringkali closing atau enggak closing karena kita jualan produk yang memang gak dibutuhkan market/pasar atau produknya yang sulit laris. Solusinya yaitu jualan produk yang emang sudah laris saja. Akan tetapi kalau ingin jualan produk yang agak sulit dijual, ya engga mengapa juga. Karena produk yang akan kita jual ialah pilihan.

5. Leadsnya Sedikit

Jualan bakal semakin susah apabila leadsnya sedikit. Apa itu leads? Leads merupakan calon prospek atau calon pembeli. Calon pembeli ada dimana saja? Ada banyak, tapi kita gagal jualan karena leadsnya sedikit dan kita enggan buat tambah leads lagi. Solusinya yakni

  • bangun networking,
  • bangun pertemanan,
  • dekati komunitas,
  • blusukan,
  • dls, yang penting aktivitas untuk perbanyak leads.

Begini Sebelas Aspek Sulitnya Closing yang Hendaknya Dimengerti!

6. Enggak Mempunyai Tabel Jualan Harian

Gangguan orang-orang yang suka jualan tetapi hasilnya enggak rutin sebab jualan tanpa rencana dan target yang jelas. Semua pebisnis sukses yaitu mereka yang berjualan dengan rencana dan target. Tanpa ini ga akan ada panduan. Tidak bakal ada goal yang jelas apa yang mau dicapai.

Solusinya karena ini konteksnya yakni closing tiap hari, usahakan supaya tabel jualannya berbentuk jualan harian. Sehingga kita dapat membayangkan kapan bakal jualan, jam berapa bakal jualan dan jam berapa memperbesar leads setiap hari.

Begini Sebelas Aspek Sulitnya Closing yang Hendaknya Dimengerti!

7. Prospeknya Cold (Masih Cold Market / Belum Kenal)

Cold market merupakan prospek yang belum kenal dan belum percaya dengan kita. Dijamin akan sulit closing kalau kita jualan ke orang asing. Kecuali kita menjual produk yang sudah terkenal. Untuk mengenal seputar cold market bisa baca: 3 Jenis Market Prospek

Solusinya ialah ubah cold market menjadi warm market, kalau perlu menjadi hot market. Caranya seperti berikut:

  • bisa ajak kenalan dulu,
  • bisa kita sharing terlebih dahulu (jangan jualan langsung),
  • bisa bikin kelas WA dahulu (jika ingin jualan produk edukasi),
  • konsisten sharing terlebih dahulu supaya banyak yang kenal kita,
  • dls

Begini Sebelas Aspek Sulitnya Closing yang Hendaknya Dimengerti!

8. Kagak Punya Tim Penjualan

Yang bikin seseorang kesusahan mendapat penghasilan rutin dari jualan yaitu ketika jualan seorang diri. Ujung-ujungnya terkendala kesibukan. Sibuk itu karena semua dikerjakan sendiri. Solusinya ialah mulai rekrut tim yang backup jualan kita, misal admin. Admin membantu ke teknis penjualan. Sehingga kita bisa fokus memperbesar leads, cari supplier, koneksi, besarin kolam dan rekrut reseller terus.

9. Sering di PHP Calon Buyer

Salah satu gangguan closing terbesar adalah sering di PHP calon pembeli. PHP ini beranekaragam. Mulai dari hanya di read doang, sulit di follow up, atau janji transfer tapi tidak transfer-transfer. Solusinya yakni pelajari cara closing tanpa PHP, misal scarcity, harga naik, teknik option dsb.

Begini Sebelas Aspek Sulitnya Closing yang Hendaknya Dimengerti!

10. Penawarannya Kurang Kuat

Halangan sulit closing karena promo dan penawaran yang kita berikan biasanya kurang kuat. Kurang kuat ini parameternya banyak, mulai dari

  • judul promo engga nendang,
  • bonus / manfaat ga menggiurkan
  • call to actionnya kurang ampuh
  • dsb

Solusinya adalah bikin penawaran yang kuat mulai dari judul, body copy text, sampai call to action.

11. Jualannya Sendirian

Jualan sendiri itu emang enak, karena keuntungannya dimakan sendiri. Namun kalau jualannya dibantu dengan pasukan reseller, jualan kita bisa berkali-kali. Membangun pasukan reseller itu menolong kita bisa sekali posting closing berkali-kali. Solusinya ialah:

  • Persiapkan buat bangun pasukan reseller, rekrut, bina secara rutin dan dorong untuk berjualan.
  • Saat ada customer, kontaknya harus disimpan. Kalau bisa disimpan dalam database yang kagak dapat hilang. Misal data excel, di save di google drive.
  • dan lain sebagainya

Poin-poin di atas mungkin bisa bertambah atau berkurang tergantung situasi dan kondisi kita. Tetapi poin di atas adalah hal-hal umum yang sering bikin gagal closing tiap hari. Kalau ingin lebih lengkapnya dapat baca di buku Rahasia Closing tiap Hari. Untuk info order atau pemesanan bisa contact kami atau klik link yang tersedia.

Sekian info terkait dengan Begini Sebelas Aspek Sulitnya Closing yang Hendaknya Dimengerti!, semoga postingan kali ini membantu kalian. Tolong post ini dishare agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi: Closing Bisnis

Kategori
Susah Closing

Pernah Closing Tapi Gak Secara Rutin?

Di artikel ini kami akan ulas terkait dengan [permalink]Pernah Closing Tapi Gak Secara Rutin? [/permalink]. Action orang yang kepengen closing terus setiap hari harus berbeda dengan actionnya orang awam. Dengan kata lain apabila ingin sukses dan jualannya laris, maka belajar dan action kita pun kudu berbeda dengan kebanyakan orang. Apabila gini-gini saja, maka hasilnya pun engga bakal berkembang.

Pernah Closing Tapi Gak Secara Rutin?

Pernah Closing Tapi Gak Secara Rutin?

Berikut beberapa faktor yang membuat kita gagal closing setiap hari. Dan juga sering terRintangan sulitnya bisa menghasilkan penjualan tiap hari.

1. Susah Bagi Waktu

Kendala ini sering dialami oleh pebisnis online dan wiraswasta yang masih bekerja. Poin ini ialah salah satu gangguan yang bikin closing kita naik turun. Solusinya ialah kita harus belajar buat sediakan waktu tiap hari. Minimal 1 – 2 jam buat mulai berjualan, mulai bangun leads atau calon pembeli dan memperbesar kolam. Siapkan tabel harian untuk setting kapan waktu berjualan.

Pernah Closing Tapi Gak Secara Rutin?

2. Enggak Percaya Diri dalam Jualan

Gangguan ini bikin semangat berjualan kita kurang kencang. Pas giliran ingin jualan, malah kepikiran ini, kepikiran itu. Takut ditolak, takut dibilang apa-apa, ini dan itu dls. Solusinya ialah percaya diri atau enggak percaya diri itu cuma masalah persepsi saja. Jangan sampai persepsi pikiran kita membuat langkah gerak makin lambat. Cuma karena engga percaya diri gara-gara kepikiran ini dan itu.

3. Gak Mood

Yang bikin orang sulit jualannya dan enggak dapat konsisten yakni karena terlibat perasaan. Jualan yang didorong perasaan mood atau tidak mood kebanyakan bikin bisnis itu naik turun. Hasilnya engga rutin. Jualan itu jangan sampai baperan (bawa perasaan). Solusinya ialah jangan jualan karena mood. Banyak berdoa, banyak baca buku, ikut komunitas positif, ingat keluarga di rumah, inget anak istri butuh makan dsb.

Pernah Closing Tapi Gak Secara Rutin?

4. Memusingkan Diri dengan Jualan Produk yang Susah Terjual

Banyak orang jualan atau bisnis tapi bukannya untung malah buntung. Bukannya closing malah tambah pusing. Seringkali closing atau enggak closing karena kita jualan produk yang emang kagak dibutuhkan market/pasar atau produknya yang susah laris. Solusinya yaitu jualan produk yang emang sudah laris aja. Akan tetapi bila kepengin jualan produk yang agak susah dijual, ya tidak mengapa juga. Karena produk yang akan kita jual ialah pilihan.

5. Leadsnya Sedikit

Jualan akan kian sulit apabila leadsnya sedikit. Apa itu leads? Leads yakni calon prospek atau calon pembeli. Calon pembeli ada dimana saja? Ada banyak, akan tetapi kita sulit jualan karena leadsnya sedikit dan kita enggan untuk tambah leads lagi. Solusinya yaitu

  • bangun koneksi,
  • bangun pertemanan,
  • dekati komunitas,
  • blusukan,
  • dan banyak lagi, yang penting aktivitas untuk perbanyak leads.

Pernah Closing Tapi Gak Secara Rutin?

6. Enggak Memiliki Tabel Jualan Harian

Rintangan orang-orang yang suka jualan tapi hasilnya tak rutin karena jualan tanpa rencana dan target yang jelas. Semua pengusaha sukses ialah mereka yang berjualan dengan rencana dan target. Tanpa ini kagak bakal ada panduan. Enggak bakal ada goal yang jelas apa yang ingin dicapai.

Solusinya karena ini konteksnya yakni closing tiap hari, usahakan agar tabel jualannya berbentuk jualan harian. Sehingga kita dapat membayangkan kapan akan jualan, jam berapa akan jualan dan jam berapa memperbesar leads tiap hari.

Pernah Closing Tapi Gak Secara Rutin?

7. Prospeknya Cold (Masih Cold Market / Belum Kenal)

Cold market yakni prospek yang belum kenal dan belum percaya dengan kita. Dijamin akan sulit closing jika kita jualan ke orang asing. Kecuali kita menjual produk yang telah terkenal. Buat mengenal mengenai cold market bisa baca: 3 Jenis Market Prospek

Solusinya ialah ubah cold market menjadi warm market, kalau perlu menjadi hot market. Caranya seperti berikut:

  • bisa ajak kenalan terlebih dahulu,
  • bisa kita sharing dahulu (jangan jualan langsung),
  • bisa buat kelas WA dahulu (bila mau jualan produk edukasi),
  • konsisten sharing terlebih dahulu agar banyak yang kenal kita,
  • dll

Pernah Closing Tapi Gak Secara Rutin?

8. Enggak Mempunyai Tim Penjualan

Yang bikin seseorang kesusahan mendapat penghasilan rutin dari jualan adalah saat berjualan seorang diri. Ujung-ujungnya terganggu kesibukan. Sibuk itu karena semua dikerjakan sendiri. Solusinya ialah mulai rekrut tim yang backup jualan kita, misal admin. Admin membantu ke teknis penjualan. Sehingga kita dapat fokus memperbesar leads, cari supplier, jaringan, gedein kolam dan rekrut reseller terus.

9. Sering di PHP Calon Buyer

Salah satu halangan closing terbesar ialah sering di PHP calon pembeli. PHP ini beranekaragam. Mulai dari cuma di read doang, sulit di follow up, atau janji transfer akan tetapi tak transfer-transfer. Solusinya ialah pelajari cara closing tanpa PHP, misal scarcity, harga naik, teknik option dan seterusnya.

Pernah Closing Tapi Gak Secara Rutin?

10. Penawarannya Kurang Kuat

Rintangan susah closing karena promo dan penawaran yang kita berikan biasanya kurang kuat. Kurang kuat ini parameternya banyak, mulai dari

  • judul promo engga nendang,
  • bonus / manfaat tak menggiurkan
  • call to actionnya kurang ampuh
  • dst

Solusinya adalah bikin penawaran yang kuat mulai dari judul, body copy text, hingga call to action.

11. Jualannya Sendirian

Jualan sendiri itu memang enak, karena profitnya dimakan sendiri. Tapi jika jualannya dibantu dengan pasukan reseller, jualan kita bisa berkali-kali. Membangun pasukan reseller itu menolong kita bisa sekali posting closing berkali-kali. Solusinya yakni:

  • Persiapkan untuk bangun pasukan reseller, rekrut, bina secara konsisten dan dorong untuk berjualan.
  • Saat ada pelanggan, kontaknya mesti disimpan. Kalau bisa disimpan dalam database yang enggak dapat hilang. Misal data excel, di save di google drive.
  • dst

Poin-poin di atas mungkin dapat bertambah atau berkurang tergantung situasi dan kondisi kita. Tetapi poin di atas merupakan hal-hal umum yang sering membuat gagal closing setiap hari. Kalau kepengen lebih lengkapnya bisa baca di buku Rahasia Closing setiap Hari. Untuk info order atau pemesanan bisa contact kami atau klik link yang tersedia.

Sekian informasi perihal Pernah Closing Tapi Gak Secara Rutin? , kami harap postingan ini mencerahkan kawan-kawan semua. Kami berharap artikel ini diviralkan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi: Closing Bisnis

Kategori
Susah Closing

Pernah Closing Tetapi Enggak Tiap Hari? Inilah Problemnya

Pada kesempatan ini kami akan jelaskan seputar [permalink]Pernah Closing Tetapi Enggak Tiap Hari? Inilah Problemnya[/permalink]. Action orang yang kepengen closing terus setiap hari kudu berbeda dengan actionnya orang awam. Dengan kata lain jika mau sukses dan jualannya laris, maka belajar dan action kita juga mesti berbeda dengan kebanyakan orang. Bila gini-gini saja, maka hasilnya juga gak bakal maju.

Pernah Closing Tetapi Enggak Tiap Hari? Inilah Problemnya

Pernah Closing Tetapi Enggak Tiap Hari? Inilah Problemnya

Berikut hal-hal yang membuat kita susah closing setiap hari. Dan juga sering terHalangan susahnya bisa menghasilkan sales tiap hari.

1. Sulit Bagi Waktu

Rintangan ini sering dialami oleh pengusaha online dan pengusaha yang masih bekerja. Poin ini ialah salah satu halangan yang membuat closing kita naik turun. Solusinya yakni kita kudu belajar buat meluangkan waktu tiap hari. Minimal 1 – 2 jam untuk mulai jualan, mulai membangun leads atau calon customer dan memperbesar kolam. Siapkan tabel harian buat set kapan waktu jualan.

Pernah Closing Tetapi Enggak Tiap Hari? Inilah Problemnya

2. Gak Percaya Diri dalam Berjualan

Kendala ini membuat semangat berjualan kita kurang kencang. Pas giliran kepengen berjualan, malah kepikiran ini, kepikiran itu. Takut ditolak, takut dibilang apa-apa, ini dan itu dls. Solusinya adalah percaya diri atau tidak percaya diri itu hanya masalah persepsi aja. Jangan sampai persepsi pikiran kita bikin langkah gerak makin lambat. Cuma karena engga percaya diri gara-gara kepikiran ini dan itu.

3. Gak Mood

Yang bikin orang sulit jualannya dan ga bisa konsisten adalah karena terlibat perasaan. Jualan yang didorong perasaan mood atau kagak mood kebanyakan membuat bisnis itu naik turun. Hasilnya kagak rutin. Jualan itu jangan sampai baperan (bawa perasaan). Solusinya yaitu jangan jualan dikarenakan mood. Banyak berdoa, banyak baca buku, ikut komunitas positif, inget keluarga di rumah, inget anak istri butuh makan dan masih banyak yang lainnya.

Pernah Closing Tetapi Enggak Tiap Hari? Inilah Problemnya

4. Memusingkan Diri dengan Jualan Produk yang Susah Terjual

Banyak orang jualan atau bisnis akan tetapi bukannya untung malah buntung. Bukannya closing malah tambah pusing. Seringkali closing atau engga closing karena kita jualan produk yang memang kagak dibutuhkan market/pasar atau produknya yang sulit laris. Solusinya adalah jualan produk yang emang sudah laris saja. Tapi bila kepengen jualan produk yang agak susah dijual, ya gak mengapa juga. Sebab produk yang akan kita jual ialah pilihan.

5. Leadsnya Sedikit

Jualan akan kian gagal bila leadsnya sedikit. Apa itu leads? Leads yakni calon prospek atau calon pembeli. Calon pembeli ada dimana saja? Ada banyak, namun kita sulit jualan karena leadsnya sedikit dan kita enggan buat tambah leads lagi. Solusinya yaitu

  • bangun relasi,
  • bangun pertemanan,
  • dekati komunitas,
  • blusukan,
  • dst, yang penting aktivitas buat perbanyak leads.

Pernah Closing Tetapi Enggak Tiap Hari? Inilah Problemnya

6. Tak Mempunyai Tabel Jualan Harian

Halangan orang-orang yang suka jualan tetapi hasilnya gak rutin karena jualan tanpa rencana dan target yang jelas. Semua wirausaha sukses ialah mereka yang berjualan dengan rencana dan target. Tanpa ini engga akan ada panduan. Tidak akan ada goal yang jelas apa yang kepengin dicapai.

Solusinya karena ini konteksnya ialah closing tiap hari, usahakan supaya tabel jualannya berbentuk jualan harian. Sehingga kita dapat membayangkan kapan bakal jualan, jam berapa akan jualan dan jam berapa memperbesar leads tiap hari.

Pernah Closing Tetapi Enggak Tiap Hari? Inilah Problemnya

7. Prospeknya Cold (Masih Cold Market / Belum Kenal)

Cold market yakni prospek yang belum kenal dan belum percaya dengan kita. Dijamin akan susah closing bila kita jualan ke orang asing. Kecuali kita menjual produk yang telah terkenal. Buat mengenal mengenai cold market bisa baca: 3 Jenis Market Prospek

Solusinya adalah ubah cold market menjadi warm market, kalau perlu menjadi hot market. Caranya seperti berikut:

  • bisa ajak kenalan terlebih dahulu,
  • bisa kita sharing lebih dahulu (jangan jualan langsung),
  • bisa buat kelas WA dulu (kalau ingin jualan produk edukasi),
  • konsisten sharing dahulu biar banyak yang kenal kita,
  • dst

Pernah Closing Tetapi Enggak Tiap Hari? Inilah Problemnya

8. Enggak Mempunyai Tim Penjualan

Yang membuat seseorang kesusahan mendapat penghasilan rutin dari jualan yakni ketika jualan seorang diri. Ujung-ujungnya terhambat kesibukan. Sibuk itu karena semua dikerjakan sendiri. Solusinya yaitu mulai rekrut tim yang backup jualan kita, misal admin. Admin membantu ke teknis penjualan. Sehingga kita dapat fokus memperbesar leads, cari supplier, koneksi, gedein kolam dan rekrut reseller terus.

9. Sering di PHP Calon Buyer

Salah satu halangan closing terbesar yakni sering di PHP calon pembeli. PHP ini beranekaragam. Mulai dari hanya di read doang, susah di follow up, atau janji transfer namun tidak transfer-transfer. Solusinya adalah pelajari cara closing tanpa PHP, misal scarcity, harga naik, teknik option dls.

Pernah Closing Tetapi Enggak Tiap Hari? Inilah Problemnya

10. Penawarannya Kurang Kuat

Kendala sulit closing karena promo dan penawaran yang kita berikan biasanya kurang kuat. Kurang kuat ini parameternya banyak, mulai dari

  • judul promo tak nendang,
  • bonus / manfaat tak menggiurkan
  • call to actionnya kurang ampuh
  • dst

Solusinya yakni bikin penawaran yang kuat mulai dari judul, body copy text, hingga call to action.

11. Jualannya Sendirian

Jualan sendiri itu emang enak, karena labanya dimakan sendiri. Namun apabila jualannya dibantu dengan pasukan reseller, jualan kita bisa berkali-kali. Membangun pasukan reseller itu menolong kita bisa sekali posting closing berkali-kali. Solusinya adalah:

  • Persiapkan untuk bangun pasukan reseller, rekrut, bina secara konsisten dan dorong untuk berjualan.
  • Ketika ada customer, kontaknya harus disimpan. Kalau bisa disimpan dalam database yang tak bisa hilang. Misal data excel, di save di google drive.
  • dls

Poin-poin di atas mungkin dapat bertambah atau berkurang tergantung situasi dan kondisi kita. Tapi poin di atas yaitu hal-hal umum yang sering bikin sulit closing setiap hari. Bila ingin lebih lengkapnya dapat baca di buku Rahasia Closing setiap Hari. Buat info order atau pemesanan dapat contact kami atau klik link yang tersedia.

Sekian informasi terkait dengan Pernah Closing Tetapi Enggak Tiap Hari? Inilah Problemnya, kami harap postingan kali ini membantu Anda. Tolong post ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi: Closing Bisnis

Kategori
Susah Closing

Kok Rasanya Sulit Closing ya? Ini Loh Masalahnya

Pembahasan kita kali ini adalah [permalink]Kok Rasanya Sulit Closing ya? Ini Loh Masalahnya[/permalink]. Action orang yang kepengen closing terus tiap hari kudu berbeda dengan actionnya orang awam. Dengan kata lain apabila kepengin sukses dan jualannya laris, maka belajar dan action kita pun harus berbeda dengan kebanyakan orang. Bila gini-gini aja, maka hasilnya pun tak bakal berkembang.

Kok Rasanya Sulit Closing ya? Ini Loh Masalahnya

Kok Rasanya Sulit Closing ya? Ini Loh Masalahnya

Berikut ini faktor-faktpr yang bikin kita susah closing tiap hari. Dan juga sering terHambatan susahnya dapat menghasilkan sales setiap hari.

1. Susah Bagi Waktu

Hambatan ini sering dialami sama pebisnis online dan pebisnis yang masih bekerja. Poin ini merupakan salah satu rintangan yang bikin closing kita naik turun. Solusinya yaitu kita mesti belajar buat menyisihkan waktu setiap hari. Minimal 1 – 2 jam untuk mulai jualan, mulai membangun leads atau calon pembeli dan memperbesar kolam. Siapkan tabel harian buat setting kapan waktu jualan.

Kok Rasanya Sulit Closing ya? Ini Loh Masalahnya

2. Gak Percaya Diri dalam Berjualan

Kendala ini bikin semangat berjualan kita kurang kencang. Pas giliran kepengen jualan, malah kepikiran ini, kepikiran itu. Takut ditolak, takut dibilang apa-apa, ini dan itu dls. Solusinya ialah percaya diri atau enggak percaya diri itu hanya masalah persepsi aja. Jangan sampai persepsi pikiran kita bikin langkah gerak makin lambat. Cuma karena engga percaya diri gara-gara kepikiran ini dan itu.

3. Enggak Mood

Yang bikin orang sulit jualannya dan tak bisa konsisten adalah karena terlibat perasaan. Jualan yang didorong perasaan mood atau kagak mood rata-rata bikin bisnis itu naik turun. Hasilnya ga rutin. Jualan itu jangan sampai baperan (bawa perasaan). Solusinya yakni jangan jualan dikarenakan mood. Banyak berdoa, banyak baca buku, ikut komunitas positif, ingat keluarga di rumah, inget anak istri butuh makan dst.

Kok Rasanya Sulit Closing ya? Ini Loh Masalahnya

4. Memusingkan Diri dengan Jualan Produk yang Sulit Terjual

Banyak orang jualan atau bisnis namun bukannya untung malah buntung. Bukannya closing malah tambah pusing. Seringkali closing atau engga closing sebab kita jualan produk yang memang ga dibutuhkan market/pasar atau produknya yang susah laris. Solusinya yakni jualan produk yang emang udah laris saja. Tetapi kalau mau jualan produk yang agak susah dijual, ya ga mengapa juga. Karena produk yang bakal kita jual yaitu pilihan.

5. Leadsnya Sedikit

Jualan bakal kian gagal bila leadsnya sedikit. Apa itu leads? Leads ialah calon prospek atau calon pembeli. Calon pembeli ada dimana aja? Ada banyak, tapi kita sulit jualan karena leadsnya sedikit dan kita enggan buat tambah leads lagi. Solusinya ialah

  • bangun jaringan,
  • bangun pertemanan,
  • dekati komunitas,
  • blusukan,
  • dsb, yang penting aktivitas untuk perbanyak leads.

Kok Rasanya Sulit Closing ya? Ini Loh Masalahnya

6. Tidak Punya Tabel Jualan Harian

Gangguan orang-orang yang suka jualan akan tetapi hasilnya gak rutin sebab jualan tanpa rencana dan target yang jelas. Semua pebisnis sukses yaitu mereka yang berjualan dengan rencana dan target. Tanpa ini tak bakal ada panduan. Engga bakal ada goal yang jelas apa yang kepengen dicapai.

Solusinya karena ini konteksnya merupakan closing tiap hari, usahakan agar tabel jualannya berbentuk jualan harian. Sehingga kita bisa membayangkan kapan bakal jualan, jam berapa akan jualan dan jam berapa memperbesar leads setiap hari.

Kok Rasanya Sulit Closing ya? Ini Loh Masalahnya

7. Prospeknya Cold (Masih Cold Market / Belum Kenal)

Cold market yaitu prospek yang belum kenal dan belum percaya dengan kita. Dijamin akan sulit closing kalau kita jualan ke orang asing. Kecuali kita menjual produk yang telah terkenal. Untuk mengenal mengenai cold market bisa baca: 3 Jenis Market Prospek

Solusinya ialah ubah cold market menjadi warm market, kalau perlu menjadi hot market. Caranya berikut ini:

  • bisa ajak kenalan lebih dulu,
  • bisa kita sharing dahulu (jangan jualan langsung),
  • bisa bikin kelas WA terlebih dahulu (apabila kepengen jualan produk edukasi),
  • konsisten sharing terlebih dahulu supaya banyak yang kenal kita,
  • dsb

Kok Rasanya Sulit Closing ya? Ini Loh Masalahnya

8. Gak Punya Tim Penjualan

Yang membuat seseorang kesulitan mendapat penghasilan rutin dari jualan adalah saat jualan seorang diri. Ujung-ujungnya terganggu kesibukan. Sibuk itu karena semua dikerjakan sendiri. Solusinya ialah mulai rekrut tim yang backup jualan kita, misal admin. Admin membantu ke teknis penjualan. Sehingga kita bisa fokus memperbesar leads, cari supplier, networking, gedein kolam dan rekrut reseller terus.

9. Sering di PHP Calon Buyer

Salah satu hambatan closing terbesar ialah sering di PHP calon pembeli. PHP ini beranekaragam. Mulai dari hanya di read doang, susah di follow up, atau janji transfer tetapi ga transfer-transfer. Solusinya adalah pelajari cara closing tanpa PHP, misal scarcity, harga naik, teknik option dsb.

Kok Rasanya Sulit Closing ya? Ini Loh Masalahnya

10. Penawarannya Kurang Kuat

Halangan sulit closing karena promo dan penawaran yang kita berikan biasanya kurang kuat. Kurang kuat ini parameternya banyak, mulai dari

  • judul promo engga nendang,
  • bonus / manfaat tak menggiurkan
  • call to actionnya kurang ampuh
  • dll

Solusinya ialah bikin penawaran yang kuat mulai dari judul, body copy text, sampai call to action.

11. Jualannya Sendirian

Jualan sendiri itu emang enak, karena keuntungannya dimakan sendiri. Namun kalau jualannya dibantu dengan pasukan reseller, jualan kita bisa berkali-kali. Membangun pasukan reseller itu menolong kita bisa sekali posting closing berkali-kali. Solusinya adalah:

  • Persiapkan buat membangun pasukan reseller, rekrut, bina secara rutin dan dorong untuk berjualan.
  • Saat ada customer, kontaknya wajib disimpan. Kalau bisa disimpan dalam database yang engga bisa hilang. Misal data excel, di save di google drive.
  • dll

Poin-poin di atas mungkin dapat bertambah atau berkurang tergantung situasi dan kondisi kita. Akan tetapi poin di atas yaitu hal-hal umum yang sering bikin sulit closing setiap hari. Kalau kepingin lebih lengkapnya dapat baca di buku Rahasia Closing setiap Hari. Buat info order atau pemesanan bisa contact kami atau klik link yang tersedia.

Sekian informasi berkaitan dengan Kok Rasanya Sulit Closing ya? Ini Loh Masalahnya, kami harap post ini mencerahkan Anda. Tolong artikel ini dibagikan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi: Closing Bisnis

Kategori
Susah Closing

Ini Dia Penyebab-Penyebab Mengapa Susah Closing

Sekarang kami akan bahas berkaitan dengan [permalink]Ini Dia Penyebab-Penyebab Mengapa Susah Closing[/permalink]. Action orang yang ingin closing terus tiap hari harus berbeda dengan actionnya orang awam. Dengan kata lain jika ingin sukses dan jualannya laris, maka belajar dan action kita juga mesti berbeda dengan kebanyakan orang. Jika gini-gini saja, maka hasilnya juga enggak bakal berkembang.

Ini Dia Penyebab-Penyebab Mengapa Susah Closing

Ini Dia Penyebab-Penyebab Mengapa Susah Closing

Berikut ini hal-hal yang bikin kita susah closing tiap hari. Dan juga sering terKendala susahnya dapat menghasilkan penjualan setiap hari.

1. Sulit Bagi Waktu

Halangan ini sering dialami sama pebisnis online dan pengusaha yang masih bekerja. Poin ini ialah salah satu halangan yang bikin closing kita naik turun. Solusinya ialah kita mesti belajar buat sediakan waktu setiap hari. Minimal 1 – 2 jam buat mulai jualan, mulai membangun leads atau calon pelanggan dan memperbesar kolam. Siapkan tabel harian buat set kapan waktu jualan.

Ini Dia Penyebab-Penyebab Mengapa Susah Closing

2. Enggak Percaya Diri dalam Berjualan

Rintangan ini bikin semangat jualan kita kurang kencang. Pas giliran kepengin berjualan, malah kepikiran ini, kepikiran itu. Takut ditolak, takut dibilang apa-apa, ini dan itu dls. Solusinya ialah percaya diri atau engga percaya diri itu hanya masalah persepsi saja. Jangan sampai persepsi pikiran kita bikin langkah gerak kian lambat. Hanya karena engga percaya diri gara-gara kepikiran ini dan itu.

3. Kagak Mood

Yang membuat orang susah jualannya dan kagak dapat konsisten yakni karena terlibat perasaan. Jualan yang didorong perasaan mood atau tidak mood kebanyakan bikin bisnis itu naik turun. Hasilnya tidak rutin. Jualan itu jangan sampai baperan (bawa perasaan). Solusinya adalah jangan jualan dikarenakan mood. Banyak berdoa, banyak baca buku, ikut komunitas positif, inget keluarga di rumah, ingat anak istri butuh makan dls.

Ini Dia Penyebab-Penyebab Mengapa Susah Closing

4. Memusingkan Diri dengan Jualan Produk yang Susah Terjual

Banyak orang jualan atau bisnis namun bukannya untung malah buntung. Bukannya closing malah tambah pusing. Seringkali closing atau tidak closing sebab kita jualan produk yang memang tak dibutuhkan market/pasar atau produknya yang susah laris. Solusinya adalah jualan produk yang memang sudah laris aja. Tapi apabila kepengin jualan produk yang agak sulit dijual, ya ga mengapa juga. Karena produk yang akan kita jual yakni pilihan.

5. Leadsnya Sedikit

Jualan bakal semakin sulit jika leadsnya sedikit. Apa itu leads? Leads yakni calon prospek atau calon pembeli. Calon pembeli ada dimana saja? Ada banyak, tapi kita sulit jualan karena leadsnya sedikit dan kita enggan buat tambah leads lagi. Solusinya yaitu

  • bangun jaringan,
  • bangun pertemanan,
  • dekati komunitas,
  • blusukan,
  • dll, yang penting aktivitas buat perbanyak leads.

Ini Dia Penyebab-Penyebab Mengapa Susah Closing

6. Ga Punya Tabel Jualan Harian

Rintangan orang-orang yang suka jualan namun hasilnya tidak rutin karena jualan tanpa rencana dan target yang jelas. Semua entrepreneur sukses adalah mereka yang berjualan dengan rencana dan target. Tanpa ini gak bakal ada panduan. Engga bakal ada goal yang jelas apa yang mau dicapai.

Solusinya karena ini konteksnya merupakan closing tiap hari, usahakan biar tabel jualannya berbentuk jualan harian. Sehingga kita dapat membayangkan kapan akan jualan, jam berapa bakal jualan dan jam berapa memperbesar leads setiap hari.

Ini Dia Penyebab-Penyebab Mengapa Susah Closing

7. Prospeknya Cold (Masih Cold Market / Belum Kenal)

Cold market yakni prospek yang belum kenal dan belum percaya dengan kita. Dijamin akan sulit closing jika kita jualan ke orang asing. Kecuali kita menjual produk yang udah terkenal. Buat mengenal tentang cold market bisa baca: 3 Jenis Market Prospek

Solusinya ialah ubah cold market jadi warm market, jika perlu menjadi hot market. Caranya seperti berikut:

  • bisa ajak kenalan terlebih dahulu,
  • bisa kita sharing terlebih dahulu (jangan jualan langsung),
  • bisa bikin kelas WA lebih dulu (apabila mau jualan produk edukasi),
  • konsisten sharing lebih dulu agar banyak yang kenal kita,
  • dan lain-lain

Ini Dia Penyebab-Penyebab Mengapa Susah Closing

8. Ga Mempunyai Tim Penjualan

Yang membuat seseorang kesulitan mendapat penghasilan rutin dari jualan yakni ketika berjualan seorang diri. Ujung-ujungnya terkendala kesibukan. Sibuk itu karena semua dikerjakan sendiri. Solusinya adalah mulai rekrut tim yang backup jualan kita, misal admin. Admin membantu ke teknis penjualan. Sehingga kita dapat fokus memperbesar leads, cari supplier, koneksi, besarin kolam dan rekrut reseller terus.

9. Sering di PHP Calon Buyer

Salah satu gangguan closing terbesar adalah sering di PHP calon pembeli. PHP ini beranekaragam. Mulai dari hanya di read doang, susah di follow up, atau janji transfer tapi engga transfer-transfer. Solusinya ialah pelajari cara closing tanpa PHP, misal scarcity, harga naik, teknik option dan lainnya.

Ini Dia Penyebab-Penyebab Mengapa Susah Closing

10. Penawarannya Kurang Kuat

Hambatan sulit closing karena promo dan penawaran yang kita berikan biasanya kurang kuat. Kurang kuat ini parameternya banyak, mulai dari

  • judul promo enggak nendang,
  • bonus / manfaat tidak menggiurkan
  • call to actionnya kurang ampuh
  • dll

Solusinya yaitu bikin penawaran yang kuat mulai dari judul, body copy text, hingga call to action.

11. Jualannya Sendirian

Jualan sendiri itu emang enak, karena labanya dimakan sendiri. Tapi jika jualannya dibantu dengan pasukan reseller, jualan kita bisa berkali-kali. Membangun pasukan reseller itu membantu kita bisa sekali posting closing berkali-kali. Solusinya adalah:

  • Persiapkan untuk bangun pasukan reseller, rekrut, bina secara rutin dan dorong buat berjualan.
  • Ketika ada pembeli, kontaknya harus disimpan. Kalau bisa disimpan dalam database yang engga bisa hilang. Misal data excel, di save di google drive.
  • dls

Poin-poin di atas mungkin bisa bertambah atau berkurang tergantung situasi dan kondisi kita. Tetapi poin di atas adalah hal-hal umum yang sering bikin gagal closing tiap hari. Kalau kepengen lebih lengkapnya bisa baca di buku Rahasia Closing tiap Hari. Untuk informasi order atau pemesanan dapat contact kami atau klik link yang tersedia.

Sekian info mengenai Ini Dia Penyebab-Penyebab Mengapa Susah Closing, kami harap post ini bermanfaat buat kawan-kawan semua. Mohon postingan ini disebarluaskan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi: Closing Bisnis

Kategori
Susah Closing

Apa Saja Sih Faktor-Faktor Sulitnya Closing?

Pembahasan kita kali ini yakni [permalink]Apa Saja Sih Faktor-Faktor Sulitnya Closing?[/permalink]. Action orang yang ingin closing terus tiap hari mesti berbeda dengan actionnya orang awam. Dengan kata lain jika ingin sukses dan jualannya laris, maka belajar dan action kita juga kudu berbeda dengan kebanyakan orang. Kalau gini-gini saja, maka hasilnya pun tak bakal berkembang.

Apa Saja Sih Faktor-Faktor Sulitnya Closing?

Apa Saja Sih Faktor-Faktor Sulitnya Closing?

Berikut ini hal-hal yang membuat kita susah closing setiap hari. Dan juga sering terRintangan sulitnya dapat menghasilkan sales tiap hari.

1. Sulit Bagi Waktu

Kendala ini sering dialami oleh pengusaha online dan pebisnis yang masih bekerja. Poin ini yaitu salah satu gangguan yang membuat closing kita naik turun. Solusinya adalah kita kudu belajar untuk sediakan waktu setiap hari. Minimal 1 – 2 jam buat mulai berjualan, mulai bangun leads atau calon konsumen dan memperbesar kolam. Siapkan tabel harian untuk setting kapan waktu berjualan.

Apa Saja Sih Faktor-Faktor Sulitnya Closing?

2. Tidak Percaya Diri dalam Jualan

Rintangan ini membuat semangat berjualan kita kurang kencang. Pas giliran kepengen berjualan, malah kepikiran ini, kepikiran itu. Takut ditolak, takut dibilang apa-apa, ini dan itu dan banyak lagi. Solusinya yakni percaya diri atau enggak percaya diri itu cuma masalah persepsi aja. Jangan sampai persepsi pikiran kita bikin langkah gerak semakin lambat. Cuma karena gak percaya diri gara-gara kepikiran ini dan itu.

3. Ga Mood

Yang membuat orang sulit jualannya dan ga dapat konsisten adalah karena terlibat perasaan. Jualan yang didorong perasaan mood atau ga mood biasanya bikin bisnis itu naik turun. Hasilnya enggak rutin. Jualan itu jangan sampai baperan (bawa perasaan). Solusinya ialah jangan jualan karena mood. Banyak berdoa, banyak membaca buku, ikut komunitas positif, ingat keluarga di rumah, inget anak istri butuh makan dll.

Apa Saja Sih Faktor-Faktor Sulitnya Closing?

4. Memusingkan Diri dengan Jualan Produk yang Susah Terjual

Banyak orang jualan atau bisnis namun bukannya untung malah buntung. Bukannya closing malah tambah pusing. Seringkali closing atau tidak closing sebab kita jualan produk yang memang enggak dibutuhkan market/pasar atau produknya yang susah laris. Solusinya yakni jualan produk yang memang telah laris aja. Tapi apabila mau jualan produk yang agak susah dijual, ya engga mengapa juga. Sebab produk yang bakal kita jual yakni pilihan.

5. Leadsnya Sedikit

Jualan bakal kian gagal jika leadsnya sedikit. Apa itu leads? Leads yakni calon prospek atau calon pembeli. Calon pembeli ada dimana saja? Ada banyak, akan tetapi kita susah jualan karena leadsnya sedikit dan kita enggan untuk tambah leads lagi. Solusinya yaitu

  • bangun relasi,
  • bangun pertemanan,
  • dekati komunitas,
  • blusukan,
  • dsb, yang penting aktivitas buat perbanyak leads.

Apa Saja Sih Faktor-Faktor Sulitnya Closing?

6. Tidak Mempunyai Tabel Jualan Harian

Hambatan orang-orang yang suka jualan tapi hasilnya tak rutin sebab jualan tanpa rencana dan target yang jelas. Semua pengusaha sukses merupakan mereka yang berjualan dengan rencana dan target. Tanpa ini kagak akan ada panduan. Kagak akan ada goal yang jelas apa yang kepengen dicapai.

Solusinya karena ini konteksnya merupakan closing tiap hari, usahakan supaya tabel jualannya berbentuk jualan harian. Sehingga kita bisa membayangkan kapan akan jualan, jam berapa akan jualan dan jam berapa memperbesar leads setiap hari.

Apa Saja Sih Faktor-Faktor Sulitnya Closing?

7. Prospeknya Cold (Masih Cold Market / Belum Kenal)

Cold market merupakan prospek yang belum kenal dan belum percaya dengan kita. Dijamin bakal susah closing kalau kita jualan ke orang asing. Kecuali kita menjual produk yang udah terkenal. Untuk mengenal mengenai cold market bisa baca: 3 Jenis Market Prospek

Solusinya ialah ubah cold market menjadi warm market, bila perlu jadi hot market. Caranya seperti berikut:

  • bisa ajak kenalan dulu,
  • bisa kita sharing lebih dahulu (jangan jualan langsung),
  • bisa bikin kelas WA dahulu (kalau mau jualan produk edukasi),
  • konsisten sharing terlebih dahulu agar banyak yang kenal kita,
  • dls

Apa Saja Sih Faktor-Faktor Sulitnya Closing?

8. Kagak Mempunyai Tim Penjualan

Yang membuat seseorang kesusahan mendapatkan penghasilan rutin dari jualan adalah saat jualan seorang diri. Ujung-ujungnya terganggu kesibukan. Sibuk itu karena semua dikerjakan sendiri. Solusinya yakni mulai rekrut tim yang backup jualan kita, misal admin. Admin membantu ke teknis penjualan. Sehingga kita bisa fokus memperbesar leads, cari supplier, jaringan, gedein kolam dan rekrut reseller terus.

9. Sering di PHP Calon Buyer

Salah satu hambatan closing terbesar yaitu sering di PHP calon pembeli. PHP ini beranekaragam. Mulai dari hanya di read doang, susah di follow up, atau janji transfer tetapi enggak transfer-transfer. Solusinya yaitu pelajari cara closing tanpa PHP, misal scarcity, harga naik, teknik option dls.

Apa Saja Sih Faktor-Faktor Sulitnya Closing?

10. Penawarannya Kurang Kuat

Hambatan sulit closing karena promo dan penawaran yang kita berikan biasanya kurang kuat. Kurang kuat ini parameternya banyak, mulai dari

  • judul promo gak nendang,
  • bonus / manfaat gak menggiurkan
  • call to actionnya kurang ampuh
  • dsb

Solusinya yaitu buat penawaran yang kuat mulai dari judul, body copy text, hingga call to action.

11. Jualannya Sendirian

Jualan sendiri itu memang enak, karena keuntungannya dimakan sendiri. Tetapi jika jualannya dibantu dengan pasukan reseller, jualan kita dapat berkali-kali. Membangun pasukan reseller itu membantu kita bisa sekali posting closing berkali-kali. Solusinya yaitu:

  • Persiapkan buat membangun pasukan reseller, rekrut, bina secara konsisten dan dorong buat berjualan.
  • Saat ada pelanggan, kontaknya harus disimpan. Kalau bisa disimpan dalam database yang enggak dapat hilang. Misal data excel, di save di google drive.
  • dls

Poin-poin di atas mungkin bisa bertambah atau berkurang tergantung situasi dan kondisi kita. Akan tetapi poin di atas ialah hal-hal umum yang sering membuat sulit closing tiap hari. Kalau kepingin lebih lengkapnya bisa baca di buku Rahasia Closing tiap Hari. Buat informasi order atau pemesanan bisa contact kami atau klik link yang tersedia.

Sekian informasi mengenai Apa Saja Sih Faktor-Faktor Sulitnya Closing?, kami harap postingan kali ini membantu teman-teman semua. Mohon postingan ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi: Closing Bisnis

Kategori
Susah Closing

Kawan-Kawan Masih Gagal Closing Secara Rutin? Inilah Penyebabnya

Di artikel ini kami akan bahas berkaitan dengan [permalink]Kawan-Kawan Masih Gagal Closing Secara Rutin? Inilah Penyebabnya[/permalink]. Action orang yang kepengin closing terus tiap hari wajib berbeda dengan actionnya orang awam. Dengan kata lain jika kepengen sukses dan jualannya laris, maka belajar dan action kita pun mesti berbeda dengan kebanyakan orang. Bila gini-gini saja, maka hasilnya juga kagak bakal maju.

Kawan-Kawan Masih Gagal Closing Secara Rutin? Inilah Penyebabnya

Kawan-Kawan Masih Gagal Closing Secara Rutin? Inilah Penyebabnya

Berikut ini faktor-faktpr yang bikin kita gagal closing tiap hari. Dan juga sering terKendala susahnya dapat menghasilkan sales tiap hari.

1. Sulit Bagi Waktu

Halangan ini sering dialami sama pengusaha online dan entrepreneur yang masih bekerja. Poin ini yakni salah satu gangguan yang bikin closing kita naik turun. Solusinya adalah kita kudu belajar untuk menyediakan waktu setiap hari. Minimal 1 – 2 jam untuk mulai berjualan, mulai membangun leads atau calon customer dan memperbesar kolam. Siapkan tabel harian buat set kapan waktu berjualan.

Kawan-Kawan Masih Gagal Closing Secara Rutin? Inilah Penyebabnya

2. Ga Percaya Diri dalam Berjualan

Hambatan ini membuat semangat jualan kita kurang kencang. Pas giliran mau berjualan, malah kepikiran ini, kepikiran itu. Takut ditolak, takut dibilang apa-apa, ini dan itu dan masih banyak yang lainnya. Solusinya yaitu percaya diri atau enggak percaya diri itu hanya masalah persepsi saja. Jangan sampai persepsi pikiran kita membuat langkah gerak semakin lambat. Hanya karena kagak percaya diri gara-gara kepikiran ini dan itu.

3. Engga Mood

Yang bikin orang sulit jualannya dan ga bisa konsisten yaitu karena terlibat perasaan. Jualan yang didorong perasaan mood atau tidak mood kebanyakan bikin bisnis itu naik turun. Hasilnya ga rutin. Jualan itu jangan sampai baperan (bawa perasaan). Solusinya yaitu jangan jualan karena mood. Banyak berdoa, banyak membaca buku, ikut komunitas positif, inget keluarga di rumah, ingat anak istri butuh makan dls.

Kawan-Kawan Masih Gagal Closing Secara Rutin? Inilah Penyebabnya

4. Memusingkan Diri dengan Jualan Produk yang Sulit Terjual

Banyak orang jualan atau bisnis namun bukannya untung malah buntung. Bukannya closing malah tambah pusing. Seringkali closing atau gak closing karena kita jualan produk yang memang ga dibutuhkan market/pasar atau produknya yang susah laris. Solusinya adalah jualan produk yang emang telah laris aja. Namun kalau ingin jualan produk yang agak sulit dijual, ya ga mengapa juga. Sebab produk yang akan kita jual yakni pilihan.

5. Leadsnya Sedikit

Jualan bakal semakin gagal jika leadsnya sedikit. Apa itu leads? Leads ialah calon prospek atau calon pembeli. Calon pembeli ada dimana saja? Ada banyak, namun kita gagal jualan karena leadsnya sedikit dan kita enggan untuk tambah leads lagi. Solusinya yakni

  • bangun networking,
  • bangun pertemanan,
  • dekati komunitas,
  • blusukan,
  • dan seterusnya, yang penting aktivitas buat perbanyak leads.

Kawan-Kawan Masih Gagal Closing Secara Rutin? Inilah Penyebabnya

6. Tidak Memiliki Tabel Jualan Harian

Gangguan orang-orang yang suka jualan akan tetapi hasilnya tidak rutin sebab jualan tanpa rencana dan target yang jelas. Semua entrepreneur sukses ialah mereka yang berjualan dengan rencana dan target. Tanpa ini tak bakal ada panduan. Ga bakal ada goal yang jelas apa yang kepengen dicapai.

Solusinya karena ini konteksnya adalah closing setiap hari, usahakan supaya tabel jualannya berbentuk jualan harian. Sehingga kita bisa membayangkan kapan akan jualan, jam berapa bakal jualan dan jam berapa memperbesar leads setiap hari.

Kawan-Kawan Masih Gagal Closing Secara Rutin? Inilah Penyebabnya

7. Prospeknya Cold (Masih Cold Market / Belum Kenal)

Cold market yakni prospek yang belum kenal dan belum percaya dengan kita. Dijamin akan susah closing apabila kita jualan ke orang asing. Kecuali kita menjual produk yang sudah terkenal. Buat mengenal tentang cold market bisa baca: 3 Jenis Market Prospek

Solusinya adalah ubah cold market jadi warm market, kalau perlu jadi hot market. Caranya berikut ini:

  • bisa ajak kenalan terlebih dahulu,
  • bisa kita sharing lebih dulu (jangan jualan langsung),
  • bisa buat kelas WA lebih dulu (apabila mau jualan produk edukasi),
  • rutin sharing dahulu biar banyak yang kenal kita,
  • dan masih banyak lagi

Kawan-Kawan Masih Gagal Closing Secara Rutin? Inilah Penyebabnya

8. Enggak Mempunyai Tim Penjualan

Yang membuat seseorang kesusahan memperoleh penghasilan rutin dari jualan yaitu saat jualan seorang diri. Ujung-ujungnya terganggu kesibukan. Sibuk itu karena semua dikerjakan sendiri. Solusinya yakni mulai rekrut tim yang backup jualan kita, misal admin. Admin membantu ke teknis penjualan. Sehingga kita dapat fokus memperbesar leads, cari supplier, relasi, gedein kolam dan rekrut reseller terus.

9. Sering di PHP Calon Buyer

Salah satu kendala closing terbesar ialah sering di PHP calon pembeli. PHP ini beranekaragam. Mulai dari cuma di read doang, sulit di follow up, atau janji transfer tetapi enggak transfer-transfer. Solusinya adalah pelajari cara closing tanpa PHP, misal scarcity, harga naik, teknik option dsb.

Kawan-Kawan Masih Gagal Closing Secara Rutin? Inilah Penyebabnya

10. Penawarannya Kurang Kuat

Kendala susah closing karena promo dan penawaran yang kita berikan biasanya kurang kuat. Kurang kuat ini parameternya banyak, mulai dari

  • judul promo kagak nendang,
  • bonus / manfaat tidak menggiurkan
  • call to actionnya kurang ampuh
  • dst

Solusinya ialah bikin penawaran yang kuat mulai dari judul, body copy text, sampai call to action.

11. Jualannya Sendirian

Jualan sendiri itu emang enak, karena keuntungannya dimakan sendiri. Tapi bila jualannya dibantu dengan pasukan reseller, jualan kita bisa berkali-kali. Membangun pasukan reseller itu menolong kita bisa sekali posting closing berkali-kali. Solusinya yakni:

  • Persiapkan untuk membangun pasukan reseller, rekrut, bina secara konsisten dan dorong buat berjualan.
  • Saat ada pelanggan, kontaknya harus disimpan. Kalau bisa disimpan dalam database yang enggak dapat hilang. Misal data excel, di save di google drive.
  • dst

Poin-poin di atas mungkin bisa bertambah atau berkurang tergantung situasi dan kondisi kita. Tetapi poin di atas ialah hal-hal umum yang sering membuat gagal closing setiap hari. Jika kepengen lebih lengkapnya bisa baca di buku Rahasia Closing setiap Hari. Untuk informasi order atau pemesanan dapat contact kami atau klik link yang tersedia.

Demikian informasi seputar Kawan-Kawan Masih Gagal Closing Secara Rutin? Inilah Penyebabnya, kami harap artikel kali ini membantu Anda. Kami berharap post ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi: Closing Bisnis

Kategori
Susah Closing

Mengapa Hasil Jualan Saya Tak Konsisten?

Pada kesempatan ini kami akan jelaskan seputar [permalink]Mengapa Hasil Jualan Saya Tak Konsisten?[/permalink]. Action orang yang kepengin closing terus tiap hari mesti berbeda dengan actionnya orang awam. Dengan kata lain bila ingin sukses dan jualannya laris, maka belajar dan action kita juga harus berbeda dengan kebanyakan orang. Kalau gini-gini aja, maka hasilnya pun gak bakal berkembang.

Mengapa Hasil Jualan Saya Tak Konsisten?

Mengapa Hasil Jualan Saya Tak Konsisten?

Berikut ini beberapa hal yang bikin kita susah closing setiap hari. Dan juga sering terHambatan susahnya dapat menghasilkan sales tiap hari.

1. Sulit Bagi Waktu

Rintangan ini sering dialami oleh pebisnis online dan wiraswasta yang masih bekerja. Poin ini adalah salah satu gangguan yang bikin closing kita naik turun. Solusinya yaitu kita kudu belajar buat menyisihkan waktu setiap hari. Minimal 1 – 2 jam untuk mulai jualan, mulai bangun leads atau calon konsumen dan memperbesar kolam. Siapkan tabel harian buat set kapan waktu jualan.

Mengapa Hasil Jualan Saya Tak Konsisten?

2. Enggak Percaya Diri dalam Berjualan

Kendala ini bikin semangat berjualan kita kurang kencang. Pas giliran kepengin jualan, malah kepikiran ini, kepikiran itu. Takut ditolak, takut dibilang apa-apa, ini dan itu dsb. Solusinya ialah percaya diri atau ga percaya diri itu cuma masalah persepsi saja. Jangan sampai persepsi pikiran kita membuat langkah gerak kian lambat. Cuma karena ga percaya diri gara-gara kepikiran ini dan itu.

3. Kagak Mood

Yang membuat orang sulit jualannya dan tak dapat konsisten ialah karena terlibat perasaan. Jualan yang didorong perasaan mood atau tidak mood rata-rata membuat bisnis itu naik turun. Hasilnya engga rutin. Jualan itu jangan sampai baperan (bawa perasaan). Solusinya adalah jangan jualan karena mood. Banyak berdoa, banyak baca buku, ikut komunitas positif, ingat keluarga di rumah, inget anak istri butuh makan dan banyak yang lainnya.

Mengapa Hasil Jualan Saya Tak Konsisten?

4. Memusingkan Diri dengan Jualan Produk yang Susah Terjual

Banyak orang jualan atau bisnis tapi bukannya untung malah buntung. Bukannya closing malah tambah pusing. Seringkali closing atau kagak closing sebab kita jualan produk yang memang tidak dibutuhkan market/pasar atau produknya yang susah laris. Solusinya adalah jualan produk yang emang telah laris saja. Tapi kalau kepengin jualan produk yang agak susah dijual, ya kagak mengapa juga. Karena produk yang bakal kita jual ialah pilihan.

5. Leadsnya Sedikit

Jualan akan kian susah apabila leadsnya sedikit. Apa itu leads? Leads yakni calon prospek atau calon pembeli. Calon pembeli ada dimana saja? Ada banyak, tapi kita gagal jualan karena leadsnya sedikit dan kita enggan buat tambah leads lagi. Solusinya yakni

  • bangun networking,
  • bangun pertemanan,
  • dekati komunitas,
  • blusukan,
  • dll, yang penting aktivitas untuk perbanyak leads.

Mengapa Hasil Jualan Saya Tak Konsisten?

6. Tak Memiliki Tabel Jualan Harian

Gangguan orang-orang yang suka jualan tetapi hasilnya gak rutin karena jualan tanpa rencana dan target yang jelas. Semua pebisnis sukses yaitu mereka yang berjualan dengan rencana dan target. Tanpa ini gak bakal ada panduan. Tak bakal ada goal yang jelas apa yang mau dicapai.

Solusinya karena ini konteksnya yaitu closing tiap hari, usahakan supaya tabel jualannya berbentuk jualan harian. Sehingga kita dapat membayangkan kapan akan jualan, jam berapa akan jualan dan jam berapa memperbesar leads tiap hari.

Mengapa Hasil Jualan Saya Tak Konsisten?

7. Prospeknya Cold (Masih Cold Market / Belum Kenal)

Cold market adalah prospek yang belum kenal dan belum percaya dengan kita. Dijamin akan gagal closing apabila kita jualan ke orang asing. Kecuali kita menjual produk yang telah terkenal. Buat mengenal mengenai cold market bisa baca: 3 Jenis Market Prospek

Solusinya ialah ubah cold market menjadi warm market, jika perlu menjadi hot market. Caranya seperti berikut:

  • bisa ajak kenalan lebih dulu,
  • bisa kita sharing dahulu (jangan jualan langsung),
  • bisa buat kelas WA lebih dulu (bila ingin jualan produk edukasi),
  • konsisten sharing dulu biar banyak yang kenal kita,
  • dst

Mengapa Hasil Jualan Saya Tak Konsisten?

8. Enggak Memiliki Tim Penjualan

Yang membuat seseorang kesulitan mendapatkan penghasilan rutin dari jualan ialah ketika jualan seorang diri. Ujung-ujungnya terhambat kesibukan. Sibuk itu karena semua dikerjakan sendiri. Solusinya adalah mulai rekrut tim yang backup jualan kita, misal admin. Admin membantu ke teknis penjualan. Sehingga kita dapat fokus memperbesar leads, cari supplier, jaringan, gedein kolam dan rekrut reseller terus.

9. Sering di PHP Calon Buyer

Salah satu kendala closing terbesar ialah sering di PHP calon pembeli. PHP ini beranekaragam. Mulai dari cuma di read doang, sulit di follow up, atau janji transfer tapi enggak transfer-transfer. Solusinya ialah pelajari cara closing tanpa PHP, misal scarcity, harga naik, teknik option dsb.

Mengapa Hasil Jualan Saya Tak Konsisten?

10. Penawarannya Kurang Kuat

Gangguan susah closing karena promo dan penawaran yang kita berikan biasanya kurang kuat. Kurang kuat ini parameternya banyak, mulai dari

  • judul promo kagak nendang,
  • bonus / manfaat tidak menggiurkan
  • call to actionnya kurang ampuh
  • dst

Solusinya ialah buat penawaran yang kuat mulai dari judul, body copy text, sampai call to action.

11. Jualannya Sendirian

Jualan sendiri itu emang enak, karena labanya dimakan sendiri. Namun kalau jualannya dibantu dengan pasukan reseller, jualan kita dapat berkali-kali. Membangun pasukan reseller itu menolong kita bisa sekali posting closing berkali-kali. Solusinya ialah:

  • Persiapkan untuk bangun pasukan reseller, rekrut, bina secara rutin dan dorong untuk berjualan.
  • Ketika ada pembeli, kontaknya harus disimpan. Kalau bisa disimpan dalam database yang enggak bisa hilang. Misal data excel, di save di google drive.
  • dll

Poin-poin di atas mungkin bisa bertambah atau berkurang tergantung situasi dan kondisi kita. Namun poin di atas ialah hal-hal umum yang sering membuat sulit closing tiap hari. Kalau mau lebih lengkapnya bisa baca di buku Rahasia Closing tiap Hari. Buat informasi order atau pemesanan dapat contact kami atau klik link yang tersedia.

Sekian info mengenai Mengapa Hasil Jualan Saya Tak Konsisten?, kami harap postingan kali ini mencerahkan kalian. Mohon postingan ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi: Closing Bisnis